MAHASISWA TADRIS KIMIA UIN MATARAM BORONG JUARA DI AR-RANIRY CHEMISTRY EDUCATION FAIR (ACEF) VI - INTERNATIONAL SCIENCE COMPETITION 2025
MAHASISWA TADRIS KIMIA UIN MATARAM BORONG JUARA DI AR-RANIRY CHEMISTRY EDUCATION FAIR (ACEF) VI - INTERNATIONAL SCIENCE COMPETITION 2025
Senin, 22 Desember 2025, - Tiga orang mahasiswa tadris kimia berhasil memenangkan kompetisi yang digelar oleh Ar-Raniry Chemistry Education Fair (ACEF) VI setelah pengumanan yang dikeluarkan oleh pihak penyelenggara melalui kanal instagram resminya. ACEF adalah sebuah ajang kreatifitas serta ajang pendidikan bagi komponen mahasiswa dan masyarakat umumnya. Event ini sendiri merupakan sebuah momentum yang diharapkan dapat menggalakkan dan memacu semangat mahasiswa dan masyarakat dalam rangka peningkatan dan pengembangan kreatifitas pembangun sumber daya di berbagai bidang. Pada Tahun 2025 ini, terdapat beberapa lomba yang diadakan oleh pihak ACEF VI baik perlombaan secara akademik dan non akademik seperti:Essay, Desain Poster, Video Edukasi Kebencanaan dan Video Media Pembelajaran.
Tim Dosen Tadris Kimia UIN Mataram memberikan materi Kuliah Tamu.
Mahasiswa Tadris Kimia UIN Mataram terlibat dengan mengirimkan setidaknya satu orang mahasiswa dalam setiap mata lomba yang diselenggarakan. pada kategori desain poster, mahasiswa Tadris Kimia a.n Regita Komalasari berhasil memperoleh posisi ketiga lewat desain posternya yang bertajuk "When Rain Become Disaster: How Chemistry Help Protect Lives During Flood Events". Poster ini mengangkat isu bencana banjir yang kerap terjadi dan bagaimana peran ilmu kimia dalam memitigasi, mengatasi serta merekayasa potensi bencana banjir akibat dampak hujan lebat berkepanjangan yang mungkin terjadi pada masyarakat.Â
Kemudian pada kategori lomba Media Video Pembelajaran, Mahasiswa Tadris Kimia a.n Anisa Bunga Zaenura berhasil meraih posisi ketiga dengan video pembelajarannya terkait dengan materi asam dan basa. Dalam Video ini Anisa berusaha menjelaskan konsep asam dan basa sesuai dengan konteks materi untuk tingkat SMA/MA/sederajat. Sehingga Pendekatan yang dibangun dalam video tersebut berusaha untuk tetap relate dengan kondisi usia pelajar di tingkat SMA/MA/Sederajat. Diharapkan dengan video sejenis dapat membangun kesan kimia yang mudah dan menarik untuk dipelajari.
Kategori terakhir yang berhasil meraih prestasi adalah pada Disaster Education Video, di mana Mahasiswa a.n Saripa Ridha Al Fatiha Al-Idrus berhasil memuncaki kategori tersebut dengan posisi pertama. Pada video yang coba disampaikan adalah terkait penanganan bencana gempa bumi. Saripa, nama biasa dipanggil, mencoba untuk mengulas bagaimana Lombok sebagai suatu daerah yang rawat terhadap gempa bumi sangat penting untuk mengetahui bagaimana melakukan mitigasi bencana sederhana. Hal ini terutama pada saat tanggap darurat pertama ketika gempa terjadi dan pasca gempa bumi serta bagaimana kita menyiapkan untuk menghadapi kemungkinan terburuk ketika terjadi bencana alam gempa bumi.
Terdapat satu kategori yang belum mencapai hasil maksimal kali ini yakni pada Lomba Penulisan Essay. diharapkan seluruh pada seluruh kategori dapat mencapai hasil terbaik lainnya pada kompetisi mendatang. Program Studi Tadris Kimia akan terus mendorong dan mendukung para mahasiswa dalam menyalurkan kompetensi terbaik mereka. Diharapkan dengan keterlibatan mereka pada berbagai kompetisi dapat membangun dan mengembangkan kepercayaan diri serta kompetensi para mahasiswa
Program Studi mengucapkan Terimakasih dan Selamat kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencapaian prestasi ini. Mahasiswa yang terlibat antara lain:
Kategori Lomba Disaster Education Video: Saripa Ridho Al Fatiha Al-Idrus.
Kategori Lomba Video Learning Media: Anisa Bunga Zaenura & Nurul Suciati.
Kategori Lomba Essay: Mia Silawati, Yuliana, & Jihan Salsabila.
Kategori Lomba Design Poster: Regita Komalasari.
Video Learning Media - Karya Anisa Bunga Zaenura
Video Disaster Education Video - Karya Saripa Ridho Al Fatiha Al-Idrus